Mahasiswa UNDIP Tingkatkan Minat Baca melalui Konten Literasi Digital

Rendahnya minat baca masih menjadi tantangan yang terus dihadapi dalam upaya meningkatkan budaya literasi di masyarakat. Faktor penyebabnya antara lain terbatasnya waktu untuk membaca dan kurangnya informasi yang dikemas secara menarik mengenai isi serta manfaat dari buku-buku yang tersedia. Menanggapi persoalan ini, Elvina Dhea Saputri dan Fadhilah Puti Syaharani—mahasiswa Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT IDBU 13) Universitas Diponegoro (UNDIP)—meluncurkan sebuah inisiatif literasi digital bertajuk “Singgah Baca” di Desa Teras, Kabupaten Boyolali, sebagai upaya strategis untuk menumbuhkan minat baca melalui media digital.

Program ini dilaksanakan sepanjang bulan Juli 2026 sebagai bagian dari kegiatan KKNT IDBU 13 yang bersifat multidisiplin di Desa Teras. Dalam pelaksanaannya, kedua mahasiswa tersebut memilih tiga buku dari koleksi perpustakaan setempat—Na Willa, Kita Pergi Hari Ini, dan 1001 Kisah Tanya—yang dinilai memiliki pesan moral yang kuat serta nilai-nilai pendidikan yang relevan bagi berbagai kalangan pembaca. Setiap buku diulas dalam bentuk unggahan carousel di Instagram, yang memuat judul buku, penulis, sinopsis singkat, serta alasan-alasan menarik mengapa buku tersebut layak dibaca. Penyajian yang ringkas dan menarik ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali inti dari sebuah buku sebelum memutuskan untuk membacanya secara utuh.

Selain unggahan carousel di akun Instagram @bacaaditeras, setiap unggahan juga dilengkapi dengan video pendek yang menyoroti nilai-nilai moral atau pelajaran hidup yang dapat diambil dari setiap buku. Melalui perpaduan antara visual, ringkasan cerita, dan pesan moral yang terkandung, konten “Singgah Baca” dirancang untuk membangkitkan rasa penasaran masyarakat serta mendorong terbentuknya kebiasaan membaca melalui platform digital yang lebih menarik dan mudah diakses.

Platform Instagram @bacaaditeras

Untuk memaksimalkan jangkauan, seluruh konten dipublikasikan melalui akun Instagram @bacaaditeras. Selain itu, informasi mengenai konten literasi ini juga disebarluaskan melalui berbagai grup WhatsApp di Desa Teras, sehingga memungkinkan akses yang lebih luas bagi masyarakat dan mendorong lebih banyak warga untuk menjelajahi rekomendasi buku yang disediakan.

Melalui rangkaian kegiatan yang komprehensif ini, masyarakat Desa Teras diharapkan menjadi lebih akrab dengan beragam bahan bacaan yang tersedia dan termotivasi untuk membudayakan kebiasaan membaca setiap hari. Penggunaan media sosial dan jaringan grup WhatsApp secara strategis diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi literasi, sehingga budaya membaca terus berkembang di wilayah tersebut.

Pelaksanaan program ini merupakan wujud kontribusi nyata mahasiswa KKNT IDBU 13 Universitas Diponegoro dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui inovasi literasi digital ini, program yang dikembangkan oleh Elvina Dhea Saputri dan Fadhilah Puti Syaharani juga turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses terhadap sumber belajar, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan media digital sebagai wahana literasi, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif serta memiliki akses yang lebih baik terhadap informasi dan pengetahuan.